SEXY KILLERS

photo source: @watchdoc_insta

Hari ini, Senin pagi 15 April 2019  jam 07.40 WIB hati dan pikiran gw mulai mengoceh lagi.

Kurang dari 2 hari untuk menentukan hak pilih. Tapi hingga saat ini belum tahu mau menjatuhkan pilihan ke caleg atau partai mana untuk DPR, DPD, maupun DPRD. Bahkan pasangan Capres & Cawapres yang selama ini sudah tahu wajah dan profilnya juga belum bisa meyakinkan untuk dipilih. Yes, sesusah dan segalau itu.

Dari semua debat yang diselenggarakan KPU (1-5), hanya debat ke-5 yang gw ikuti secara full dari awal hingga akhir. Bahkan disela-sela debat masih sambil buka-buka profil masing-masing di Wikipedia (iya, anaknya memang seniat itu dan sesusah itu untuk diyakinkan - ok, googling is my lyfe.) 

Sampai pada akhirnya gw nonton Sexy Killers di kanal YouTube Watchdoc Documentary. Sebenarnya sudah lama tahu kanal YouTube ini, tapi belum sempat menonton semua dokumenter yang di-upload mereka. Kali ini gw merasa harus segera menonton film dokumenter Sexy Killers karena penasaran banyak yang merekomendasikan. 

Suram. Sedih. Malu. Sebagian kecil wajah negeri ini. Tidak terbayang jika harus mengalami hal itu di hidup gw. Setelah nonton tadi malam, jujur gw jadi semakin bingung memberikan hak pilih ini untuk siapa sedangkan gw gak mau Golput dan setelah nonton tadi malam gw juga merasa harus lebih sadar diri untuk tidak menyiakan dan lebih peduli pada alam. 

Tapi terlepas dari kaitannya dengan politik tahun ini, pada akhirnya lusa nanti kita tetap harus menjatuhkan pilihan untuk siapa hak suara diberikan. Sebagai warga negara, kita perlu ikut andil dalam menentukan nasib negara nya. Tidak semua partai itu bersih. Tidak semua figur itu bersih. Perlu kerja keras masyarakat untuk mengawal dan memonitor jalannya Demokrasi dan Pemerintahan. Pentingnya kita untuk lebih terbuka dan bijaksana bahwa tanpa kerjasama dan kesadaran diri untuk selalu berkontribusi dengan baik dan tulus, bisa jadi itu semua percuma. 

Comments

Popular Posts